{"id":18695,"date":"2026-05-14T13:30:06","date_gmt":"2026-05-14T06:30:06","guid":{"rendered":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/?p=18695"},"modified":"2026-05-29T12:46:13","modified_gmt":"2026-05-29T05:46:13","slug":"mengenal-smart-contract-kode-masa-depan-yang-bisa-berjanji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/mengenal-smart-contract-kode-masa-depan-yang-bisa-berjanji\/","title":{"rendered":"Mengenal Smart Contract, Kode Masa Depan yang Bisa Berjanji"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Era digital sekarang selalu berubah terarah ke sistem yang lebih transparan dan efisien. Kalau dulu tiap perjanjian perlu pihak ketiga seperti notaris, bank, atau pengacara buat pastikan semua pihak tepati janjinya, sekarang teknologi blockchain datangkan solusi yang jauh lebih revolusioner. Solusi itu ialah Smart Contract.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah &#8220;Smart Contract&#8221; mungkin kedengaran begitu teknis, tapi secara filosofis, dia itu &#8220;kode yang bisa berjanji&#8221;. Smart Contract bukan cuma baris pemrograman biasa, akan tetapi sebuah kontrak digital yang punya dan mampu buat eksekusi dirinya sendiri dengan cara otomatis kalau syarat-syarat yang sudah diatur terpenuhi. Ayo kita bahas lebih dalam soal teknologi yang digadang-gadang jadi pilar masa depan ekonomi digital ini.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"4593\" height=\"3919\" data-src=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full lazyload\" alt=\"Gambar 1: smart contract keharusan untuk tetap kompetitif di era ekonomi digital\" title=\"Gambar 1: smart contract keharusan untuk tetap kompetitif di era ekonomi digital\" data-srcset=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1.webp 4593w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1-300x256.webp 300w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1-1024x874.webp 1024w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1-768x655.webp 768w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-1-3-1-2048x1747.webp 2048w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 4593px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 4593\/3919;\" data-original-sizes=\"(max-width: 4593px) 100vw, 4593px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Apa Itu Smart Contract?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Definisi dari Smart Contract adalah program komputer yang disimpan di dalam blockchain dan bisa jalan secara otomatis waktu keadaan yang sudah disepakati sebelumnya penuhi syarat-syaratnya. Konsep ini pertama kali muncul dari seorang ilmuwan komputer yang namanya Nick Szabo di tahun 1994, jauh sebelum Bitcoin ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Szabo ibaratkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kayak mesin penjual otomatis (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vending machine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Kalau di transaksi yang sudah jadul, kamu masih perlu sama kasir (perantara). Tapi, pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vending machine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu cukup masukkan koin dan pilih minuman. Kalau koin sesuai dengan harga di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vending machine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mesin secara otomatis jatuhkan minuman. Tidak ada lagi celah buat debat-debat, tidak perlu berikan kepercayaan lagi ke orang lain, soalnya &#8220;janji&#8221; mesin itu sudah tertulis di mekanisme kodenya.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Bagaimana Cara Kerja Smart Contract?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Smart contract kerja dengan logika sederhana, &#8220;If\/When&#8230; Then&#8230;&#8221; Baris kode ini ditulis ke dalam blockchain, yang artinya kontrak itu sifatnya sudah desentralisasi, permanen, dan tidak bisa diganti sama siapa pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah alur kerja sederhananya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kesepakatan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Dua pihak atau lebih menyetujui persyaratan tertentu (misalnya: Pembayaran dilakukan jika barang sampai).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penulisan Kode:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Syarat-syarat tersebut diterjemahkan ke dalam kode pemrograman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penyimpanan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kode tersebut diunggah ke blockchain (seperti Ethereum, Solana, atau Cardano).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Eksekusi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sistem secara otomatis memantau data (seringkali melalui bantuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Oracle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk data dunia nyata). Begitu syarat terpenuhi (barang sampai), sistem langsung mentransfer dana secara otomatis.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Karakteristik Utama Smart Contract<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang membuat kode ini berbeda dari aplikasi perbankan atau sistem hukum biasa? Ada empat pilar utama:<\/span><\/p>\n<h3><b>A. Otonom dan Tanpa Perantara<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu tidak lagi membutuhkan broker atau agen untuk memastikan transaksi berjalan. Kontrak mengeksekusi dirinya sendiri, sehingga risiko manipulasi manusia atau kesalahan administrasi dapat diminimalisir secara signifikan.<\/span><\/p>\n<h3><b>B. Kepercayaan dan Keamanan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena data disimpan di blockchain, informasi tersebut terenkripsi dan tersebar di ribuan komputer (node). Sangat mustahil bagi peretas untuk mengubah isi kontrak tanpa diketahui oleh seluruh jaringan.<\/span><\/p>\n<h3><b>C. Cost and Time Efficiency<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan memproses klaim asuransi atau akta tanah yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu dan biaya administrasi yang tinggi. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, proses tersebut bisa selesai dalam hitungan detik tanpa biaya tambahan untuk pihak ketiga.<\/span><\/p>\n<h3><b>D. Transparansi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua pihak yang terlibat dapat melihat isi kontrak dan memantau statusnya secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini menciptakan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi karena kodenya terbuka untuk diverifikasi (terutama pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">public blockchain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Implementasi Smart Contract di Berbagai Industri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi ini bukan lagi sekadar teori, melainkan sudah mulai diterapkan di berbagai sektor krusial:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Sektor Keuangan (DeFi)<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Decentralized Finance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (DeFi) adalah pengguna terbesar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mulai dari pinjam-meminjam uang tanpa bank, hingga pertukaran aset kripto secara otomatis, semuanya diatur oleh kode yang &#8220;berjanji&#8221; mengamankan aset pengguna.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pengiriman barang internasional, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat digunakan untuk melacak lokasi barang. Begitu sensor GPS mendeteksi barang telah masuk ke gudang tujuan, pembayaran kepada vendor akan langsung cair secara otomatis.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Industri Asuransi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah salah satu perubahan paling terasa bagi konsumen. Misalnya, asuransi penundaan penerbangan. Jika sistem mendeteksi pesawat kamu terlambat lebih dari 2 jam (berdasarkan data resmi bandara), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan langsung mengirimkan kompensasi ke dompet digital kamu tanpa kamu perlu mengisi formulir klaim yang rumit.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Hak Kekayaan Intelektual dan NFT<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musisi atau seniman dapat menyematkan kode dalam karya digital mereka. Setiap kali karya tersebut terjual kembali di pasar sekunder, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan secara otomatis mengirimkan sekian persen royalti kepada pencipta aslinya.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Tantangan dan Masa Depan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sangat menjanjikan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> masih menghadapi tantangan besar:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Keamanan Kode:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Karena kode ini tidak bisa diubah setelah diunggah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">immutable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kesalahan kecil dalam penulisan kode (bug) bisa berakibat fatal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Regulasi Hukum:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bagaimana status hukum sebuah kode di pengadilan jika terjadi perselisihan? Banyak negara yang masih merumuskan kerangka hukum untuk ini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Ketergantungan pada Data:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Smart contract sering membutuhkan data luar (seperti harga emas atau jadwal cuaca). Jika penyedia data (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Oracle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) memberikan data yang salah, maka eksekusi kontrak juga akan salah.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"4593\" height=\"3919\" data-src=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full lazyload\" alt=\"Gambar 2: smart contract tidak lagi bergantung pada manusia\" title=\"Gambar 2: smart contract tidak lagi bergantung pada manusia\" data-srcset=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1.webp 4593w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1-300x256.webp 300w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1-1024x874.webp 1024w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1-768x655.webp 768w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-2-4-1-2048x1747.webp 2048w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 4593px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 4593\/3919;\" data-original-sizes=\"(max-width: 4593px) 100vw, 4593px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><b>Smart Contract<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah wujud nyata dari evolusi hukum dan teknologi yang menyatu. Ia menawarkan dunia di mana &#8220;janji&#8221; tidak lagi bergantung pada moralitas manusia, melainkan pada ketepatan matematika dan logika pemrograman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi generasi muda dan pelaku industri, memahami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smart Contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk tetap kompetitif di era ekonomi digital. Di masa depan, kontrak tradisional yang tertulis di atas kertas mungkin akan menjadi kenangan, digantikan oleh baris-baris kode yang jujur, efisien, dan selalu menepati janjinya.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Era digital sekarang selalu berubah terarah ke sistem yang lebih transparan dan efisien. Kalau dulu tiap perjanjian perlu pihak ketiga seperti notaris, bank, atau pengacara buat pastikan semua pihak tepati janjinya, sekarang teknologi blockchain datangkan solusi yang jauh lebih revolusioner. Solusi itu ialah Smart Contract. Istilah \"Smart Contract\" mungkin kedengaran begitu teknis, tapi secara filosofis, [...]","protected":false},"author":5,"featured_media":18696,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[80,69],"tags":[393,395,394,392],"class_list":["post-18695","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-panduan","tag-blockchain-technology","tag-crypto-innovation","tag-ethereum","tag-smart-contract"],"blocksy_meta":[],"gutentor_comment":0,"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1.webp",1920,1080,false],"landscape":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1.webp",1920,1080,false],"portraits":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1.webp",1920,1080,false],"thumbnail":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1-300x169.webp",300,169,true],"large":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1-1024x576.webp",1024,576,true],"1536x1536":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1-1536x864.webp",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1.webp",1920,1080,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Gambar-Unggulan-Smart-Contract-1.webp",18,10,false]},"rttpg_author":{"display_name":"dianaape@telkomuniversity.ac.id","author_link":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/author\/dianaapetelkomuniversity-ac-id\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a> <a href=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/category\/panduan\/\" rel=\"category tag\">Panduan Layanan IT<\/a>","rttpg_excerpt":null,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18695","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18695"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18695\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18699,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18695\/revisions\/18699"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18696"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18695"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18695"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18695"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}