{"id":18641,"date":"2026-04-30T13:30:23","date_gmt":"2026-04-30T06:30:23","guid":{"rendered":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/?p=18641"},"modified":"2026-04-30T16:43:11","modified_gmt":"2026-04-30T09:43:11","slug":"apa-itu-network-as-a-service-naas-efisiensi-it-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/apa-itu-network-as-a-service-naas-efisiensi-it-perusahaan\/","title":{"rendered":"Apa Itu Network as a Service (NaaS)? Efisiensi IT Perusahaan"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era transformasi digital yang geraknya sangat cepat, fleksibilitas ialah kunci utama buat perusahaan untuk tetap tahan sama cepatnya perubahan. Kita semua tahu bagaimana model <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cloud Computing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti <\/span><b>SaaS<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (Software as a Service) atau <\/span><b>IaaS<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (Infrastructure as a Service) sudah ubah cara bisnis beroperasi. Tapi, ada satu komponen vital yang masih sering dikelola sama cara yang kuno dan kaku jaringan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah tim IT kamu merasa kewalahan soalnya harus urus tumpukan kabel, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">router<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sampai konfigurasi keamanan yang makan waktu berbulan-bulan cuma buat buka satu kantor cabang baru? kalau iya, maka konsep <\/span><b>Network as a Service (NaaS)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu solusi yang selama ini kamu cari. Mari kita bedah lebih dalam mengenai teknologi yang digadang-gadang sebagai masa depan infrastruktur perusahaan ini.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"4593\" height=\"3919\" data-src=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full lazyload\" alt=\"Network as a Service model layanan berbasis cloud\" title=\"Network as a Service model layanan berbasis cloud\" data-srcset=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2.webp 4593w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2-300x256.webp 300w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2-1024x874.webp 1024w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2-768x655.webp 768w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-1-1-2-14x12.webp 14w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 4593px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 4593\/3919;\" data-original-sizes=\"(max-width: 4593px) 100vw, 4593px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Memahami Konsep NaaS: Jaringan yang &#8220;Tinggal Pakai&#8221;<\/b><\/h2>\n<p><b>Network as a Service (NaaS)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> itu model layanan berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mungkinkan perusahaan buat sewa layanan jaringan dari pihak ketiga. Bayangin kayak kamu langganan listrik dari PLN atau layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">streaming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> film. Kamu tidak perlu bangun pembangkit listrik sendiri atau beli server film, kamu cukup bayar sesuai sama pemakaian dan langsung bisa nikmati layanannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam NaaS, semua infrastruktur jaringan termasuk konektivitas, keamanan, VPN, sampai pemeliharaan disiapkan sama vendor sebagai sebuah layanan langganan. Tim IT perusahaan tidak perlu lagi pusing mikir soal pembelian perangkat keras yang mahal atau pembaruan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">firmware<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang rumit. Semuanya dikelola secara virtual lewat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dashboard<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pusat.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Mengapa Perusahaan Kamu Membutuhkan NaaS Sekarang?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak perusahaan masih gunain model jaringan tradisional yang bersifat CapEx (Capital Expenditure). Artinya, mereka harus keluarkan biaya besar di awal buat beli perangkat yang mungkin bakal rusak dalam 3-5 tahun ke depan. NaaS hadir buat ubah pola pikir ini jadi OpEx (Operational Expenditure).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa alasan mengapa NaaS menjadi solusi efisiensi yang nyata:<\/span><\/p>\n<h3><b>A. Skalabilitas Tanpa Batas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan jaringan bisnis kamu tahun ini pasti berbeda dengan tahun depan. Jika kamu menggunakan metode lama, menambah kapasitas berarti membeli <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hardware<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baru. Dengan NaaS, menambah atau mengurangi kapasitas jaringan semudah mengklik tombol di layar monitor. Ini sangat cocok untuk perusahaan yang sedang berkembang pesat atau memiliki kebutuhan musiman.<\/span><\/p>\n<h3><b>B. Pemeliharaan dan Keamanan Terpusat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu mimpi buruk tim IT adalah menangani gangguan jaringan di kantor cabang yang jauh. Dengan NaaS, manajemen dilakukan secara terpusat. Vendor biasanya sudah menyertakan lapisan keamanan terbaru seperti <\/span><b>SASE<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (Secure Access Service Edge) yang memastikan setiap data yang lewat terlindungi secara otomatis tanpa kamu harus mengaturnya satu per satu.<\/span><\/p>\n<h3><b>C. Efisiensi Biaya dan Tenaga Kerja<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu tidak perlu lagi memiliki gudang berisi stok perangkat cadangan. NaaS mengurangi biaya perawatan fisik dan memungkinkan tim IT internal kamu untuk fokus pada hal yang lebih strategis, seperti pengembangan aplikasi bisnis atau inovasi produk, alih-alih hanya sibuk &#8220;memadamkan api&#8221; saat jaringan mati.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Kerja NaaS dalam Ekosistem Bisnis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan NaaS bekerja di atas infrastruktur internet yang sudah ada, namun dengan lapisan manajemen yang jauh lebih cerdas. Vendor NaaS biasanya menggunakan teknologi seperti <\/span><b>SD-WAN<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (Software-Defined Wide Area Network) untuk mengarahkan lalu lintas data secara efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika perusahaan kamu memiliki aplikasi penting di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (seperti CRM atau ERP) dan karyawan kamu sedang melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">video call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, NaaS akan secara otomatis memberikan prioritas jalur kepada aplikasi bisnis agar tidak terganggu oleh lalu lintas data lainnya. Semua ini terjadi di latar belakang tanpa campur tangan manual.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Perbedaan NaaS dengan Model Jaringan Tradisional<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita bandingkan keduanya:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Fitur<\/b><\/td>\n<td><b>Jaringan Tradisional<\/b><\/td>\n<td><b>Network as a Service (NaaS)<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Model Biaya<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi besar di awal (CapEx).<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Langganan bulanan\/tahunan (OpEx).<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Pembaruan<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dilakukan manual oleh tim internal.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Otomatis oleh penyedia layanan.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Kecepatan Implementasi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Minggu hingga bulan (nunggu hardware).<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Hitungan jam atau hari (virtual).<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Fleksibilitas<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kaku dan sulit diubah.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat fleksibel mengikuti kebutuhan.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Lokasi Kerja<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Fokus pada kantor fisik.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mendukung kerja remote\/WFH dengan aman.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Tantangan dan Hal yang Harus Diperhatikan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski menawarkan banyak kemudahan, mengadopsi NaaS juga memerlukan persiapan. Salah satu tantangannya adalah ketergantungan pada vendor. Karena seluruh kontrol jaringan ada di tangan pihak ketiga, kamu harus memilih partner yang memiliki reputasi baik dan jaminan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">uptime<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (SLA) yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pastikan tim IT kamu memahami cara mengelola orkestrasi jaringan virtual ini. Meskipun bebannya berkurang, pemahaman tentang bagaimana kebijakan jaringan (network policy) diterapkan tetap harus dikuasai oleh internal perusahaan.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"4593\" height=\"3919\" data-src=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full lazyload\" alt=\"Network as a Service memungkinkan bisa sewa layanan jaringan dari pihak ketiga\" title=\"Network as a Service memungkinkan bisa sewa layanan jaringan dari pihak ketiga\" data-srcset=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1.webp 4593w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1-300x256.webp 300w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1-1024x874.webp 1024w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1-768x655.webp 768w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-2-2-1-1-14x12.webp 14w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 4593px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 4593\/3919;\" data-original-sizes=\"(max-width: 4593px) 100vw, 4593px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><b>Network as a Service (NaaS)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan sekadar tren teknologi, melainkan evolusi logis dari kebutuhan bisnis yang semakin dinamis. Dengan memindahkan beban manajemen jaringan ke model layanan, perusahaan bisa mendapatkan kecepatan, keamanan, dan efisiensi biaya yang sebelumnya sulit dicapai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pemimpin IT, NaaS adalah tiket menuju pengelolaan infrastruktur yang bebas pusing. Kamu tidak lagi dibatasi oleh batasan fisik perangkat keras, melainkan diberdayakan oleh fleksibilitas perangkat lunak. Sudah siapkah perusahaan kamu meninggalkan kerumitan kabel dan beralih ke masa depan jaringan yang lebih cerdas?<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Di era transformasi digital yang geraknya sangat cepat, fleksibilitas ialah kunci utama buat perusahaan untuk tetap tahan sama cepatnya perubahan. Kita semua tahu bagaimana model Cloud Computing seperti SaaS (Software as a Service) atau IaaS (Infrastructure as a Service) sudah ubah cara bisnis beroperasi. Tapi, ada satu komponen vital yang masih sering dikelola sama cara [...]","protected":false},"author":5,"featured_media":18642,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[80,69],"tags":[366,365,367,364,368],"class_list":["post-18641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-panduan","tag-cloud-networking","tag-efisiensi-it","tag-infrastruktur-digital","tag-network-as-a-service","tag-transformasi-bisnis"],"blocksy_meta":[],"gutentor_comment":0,"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS.webp",1920,1080,false],"landscape":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS.webp",1920,1080,false],"portraits":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS.webp",1920,1080,false],"thumbnail":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS-300x169.webp",300,169,true],"large":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS-1024x576.webp",1024,576,true],"1536x1536":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS-1536x864.webp",1536,864,true],"2048x2048":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS.webp",1920,1080,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-Unggulan-NaaS-18x10.webp",18,10,true]},"rttpg_author":{"display_name":"dianaape@telkomuniversity.ac.id","author_link":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/author\/dianaapetelkomuniversity-ac-id\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a> <a href=\"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/category\/panduan\/\" rel=\"category tag\">Panduan Layanan IT<\/a>","rttpg_excerpt":null,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18641"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18641\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18648,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18641\/revisions\/18648"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/it-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}